Gaza – Infopalestina: Israel sengaja menjadikan anak-anak Palestina sebagai target pembantaian. Seorang bayi Palestina yang baru berusia 20 hari kembali meninggal dunia ditembus kepalanya oleh timah panas Israel. Sementara itu ibu bayi dan seorang warga lainnya terluka dalam serangkaian agresi lanjutan yang dilancarkan Israel di Jalur Gaza.
Dalam waktu yang sama militer Israel juga membunuh seorang petinggi Brigade Martir al Quds, sayap militer gerakan Jihad Islam. Para saksi mata mengatakan, peristiwa tersebut terjadi ketika pasukan penjajah Zionis Israel menyerbu rumah seorang petinggi gerakan Jihad Islam di desa Abu Ajin di sebelah timur Deir Balah, wilayah tengah Jalur Gaza.
Kepada koresponden Infopalestina, sumber-sumber medis Palestina menegaskan seorang bayi Palestina bernama Amira Khaled Abu Ashr yang baru berusia 3 pekan meninggal dunia setelah tertembak senjata pembunuh Israel di bagian kepalanya. Sementara ibu korban terluka dan ayahnya dicokok Israel. Hal ini terjadi saat keluarga tersebut berkunjung ke salah seorang temannya, Yusuf al Samiri, yang tidak lain adalah seorang petinggi Jihad Islam.
Kepada koresponden Infopalestina, sumber-sumber lokal menegaskan bahwa pasukan penjajah Zionis Israel yang didukung sejumlah tank-tank tempur menyerbu masuk desa Qarara dan Abul Ajin. Kemudian mereka mengepung rumah al Samiri dan berhasil menyerbu rumahnya sambil melancarkan serangan tembakan sengit.
Serangan ini mengakibatkan al Samiri dan bayi Amira gugur, sementara ibunya terluka dan ayahnya dicokok Israel. Pasukan Israel juga mencokok anak al Samiri yang bernama Muadz Yusuf al Samiri. Seorang warga lainnya juga terluka dalam seangan ini.
Dengan demikian, agresi kembali yang dilancarkan Israel sejak Selasa (04/03) pagi telah mengakibatkan 4 orang Palestina gugur. Sebelumnya disebutkan dua orang warga Palestina, salah satunya dari Brigade al Qassam, gugur dan 4 orang lainnya terluka dalam agresi Israel di timur kota Gaza dan wilayah utara Jalur Gaza. (seto)